Tentang ATVSI

Asosiasi Televisi Swasta Indonesia dahulu bernama Asosiasi Televisi Siaran Indonesia (“ATVSI”) adalah suatu organisasi independen yang didirikan oleh beberapa lembaga penyiaran swasta televisi yang bersiaran secara nasional yaitu RCTI, SCTV, TPI, Indosiar, ANTV pada tanggal 4 Agustus 2000. Pendirian ATVSI dituangkan di dalam Akta Pendirian Nomor 26, tanggal 30 Januari 2001 yang dibuat dihadapan Risbert, SH., Notaris di Jakarta, yang telah diubah beberapa kali dengan Akta Nomor 47, tanggal 19 Februari 2003 yang dibuat dihadapan Aulia Taufani, SH. sebagai pengganti Sutjipto, SH., Notaris di Jakarta, Akta Nomor 03 tertanggal 10 November 2010 dibuat dihadapan Zulkifli Harahap SH., Notaris di Jakarta dan Akta Nomor 01 tanggal 1 Maret 2012 yang dibuat dihadapan FX Budi Santoso Isbandi, SH., Notaris di Jakarta. Akta mana telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana dinyatakan dalam Surat Keputusan Nomor AHU-89.AH.01.07.Tahun 2012 tertanggal 30 Mei 2012.

Saat ini ATVSI beranggotakan 10 Lembaga Penyiaran Swasta jasa penyiaran televisi Free to Air, yaitu RCTI, SCTV, TPI (MNC TV), Indosiar, ANTV, Metro TV, Trans TV, Trans7, tvOne, dan Global TV.

ATVSI dibentuk dengan maksud dan tujuan untuk secara aktif memajukan industri televisi free to air terrestrial di Indonesia dengan menampung, menyalurkan kepentingan dan keinginan bersama dalam melaksanakan etika berusaha, tanggung jawab profesional dan pelayanan bagi anggota untuk kepentingan masyarakat.

Berdasarkan Anggaran Dasar ATVSI, untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, ATVSI melakukan usaha-usaha antara lain:

  1. Membangun dan memajukan industri pertelevisian di Indonesia;
  2. Mengadakan hubungan dengan pemerintah dan lembaga-lembaga lain yang sejenis di dalam dan di luar negeri;
  3. Merumuskan konsep-konsep masukan untuk menyusun kebijakan penyiaran nasional;
  4. Menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia di bidang penyiaran: dan
  5. Melakukan komunikasi dengan masyarakat sehubungan dengan kegiatan penyiaran.